KEWIRAUSAHAAN

MATERI+KEWIRAUSAHAAN3

PANDUAN PENULISAN LAPORAN

Panduan Penulisan Laporan1

Afghanistan VS USA

AS menginvasi Afghanistan sejak tahun 2001 dengan tujuan untuk menumbangkan pemerintahan Taliban yang saat itu berkuasa,  pengahancuran pemerintahan Islam Afghanistan mendapat dukungan luas dari sekutu Amerika,   sialnya  milyaran dollar biaya perang tak mampu menghancurkan  Rakyat Afghanistan, meskipun Amerika telah banyak mengorbankan meliternnya sebagai tumbal kerakusan pemerintah  USA.

Amerika selalu berjanji akan segera meninggalkan Afghanistan  hanya opini belaka, nampaknya USA sama sekali tak berniat untuk segera minggat  dari bumi Afghanistan sebelum penduduk muslim belingsatan bagai  cacing kepanasan. USA tak akan pernah gembira meilhat negara muslim tenang ditengah kedamaian, mereka akan selalu mencari seribu alasan untuk mengahncurkan setiap negara muslim, apalagi negera muslim  yang menentang kebijaksanaan Internasionalnya. Invansi ke Afghanistan memang sebelumnya telah dierencanakan tapi belum  ada alasan yang tepat, hal mana terjadi setelah  penyerangan Word Trade Centre (WTC) di New York,  sebuah rekayasa penyerangan WTC  yang banyak menelan korban dan sampai saat ini belum jelas siapa pelakunya menjadi moment yang tepat untuk membumi hanguskan Negara Muslim yang masih seumur jagung, perlawanan yang tak seimbang membuat Afghanistan porak poranda, darah dan air mata kaum muslimin menbanjiri jazirah Afghanistan sementara pemimpin negara-negara muslim tak mampu berbuat banyak hanya mampu duduk tersipu diatas singgasana jabatan tak nampak sedih dan bergerak segera mencegah pembantain  yang dilakukan negara-negara kapitalis yang haus darah, apalagi saat ini banyak  tan   da-tanda Sumber Daya Alam terutama minyak bumi dengan milyaran barel masih tersembunyi  di jazirah Afghanistan telah dideteksi USA,  membuat Amerika banyak mencari alasan untuk tetap bercokol  di bumi Afghanistan.

Sepuluh tahun perang  yang dilancarkan  tak mampu membuat Rakyat Afghaistan lemah.  Kita tidak tahu apa yang terjadi dibalik perang ini, walhasil kita  mengakui kaum muslimin tak akan mampu mengalahkan Amerika dengan keluatan senjata, tapi perlu  kita ketahui USA dan sekutunya tak akan mampu  Rakyat Afghanistan dan kaum muslimin menjadi lemah, justru akan terjadi sebaliknya, biarlah perang terjadi tapi dakwah pencerahan terhadap Islam keseluruh dunia termasuk Amerika harus terus berjalan secara intensif dan berkesinambungan. USA biarlah berencana mengalahkan kaum muslimin dengan senjata, tapi kaum muslimin akan mampu menyelamatkan Amerika dengan Syare’at Islam, jika tidak sekarang kita  Amanah kepada  generasi terlahir hari ini, lawanlah USA dengan Dakwah suatu ketika nanti Amerika berbalik akan menjadi penguasa dibawah pemerintahan Islam. (Wallahua’lam Bishoab)

 

Hutang Lagi-Hutang Lagi

Indonesia Sayang, Indonesia banyak Hutang,  – Hutang-hutang hutang lagi, dari zaman kuda gigit besi sampai kuda makan roti hutang gak pernah habis-habis ( pepapatah orang tua), emang ada kuda gigit roti, ya namanya cuma istilah, kayaknya  Pemerintah Indonesia mau ngutang lagi, padahal Hutang Indonesia udah seleher  (istilah orang betawi jika kebanyakan hutang) yang kalau gak kebayar bisa kebawa sampai  matia, rupa-rupanya Indonesia mau bawa hutang sampai mati, itu terlihat dari gelagat Bapak   Menko Perekonomian Dorodjatun Kuntjoro Jakti. Sepulang dari Amerika Serikat dan Jepang. Omong punya omong Bapak Menko Perekonomian Dorodjatun Kuntjoro Jakti mau ngelancong lagi ke EROPA, bisa mungkin kepergiannya nanti ngerayu agar bisa dapet hutang lagi…..wah siapa yang bayar ya….kalau Negara Hutang terus….

Sampah

Foto : Arif (sampah)

Banjir…banjir, lagi..lagi banjir saat hujan lebat mengguyur Jakarta, itulha keluhan masyarakat saat hujan mengguyur Jakarja, Bukan saja banjir masih banyak lagi sederet persoalan  yang mendera kota seakan tak pernah ada habisnya,  sudah banjir air, banjir sampah lagi terus bau juga, apa ada ?  Ibu Kota Negara lain yang selalu kebanjiran, sampah menggunung dimana-mana, gotnya mampet dan bau busuk yang menyengat, belum lagi persoalan GEPENG (gembel dan pengemis)  selalu melengkapi ketidaknyamanan Ibu kota negara Republik Indonesia  sebuah kota yang menjadi kebanggaan ini. bagaimana dengan kinerja Pemerintah Daerah dalam persoalan ini?…….

Hati-hati beli jajanan diluar rumah

Jajan atau beli masakan siap santap hal yang praktis dan kita jumpai diberbagai tempat dijalan-jalan dekat rumah kita, apalagi masakan instan pabrikan dapat kita beli dengan mudah, makan yang kita sukai setiap pagi dekat rumah maupun dan tempat  lain seperti di pasar dapat kita pilih sesuai dengan selera, namun kita harus hati-hati dalam memilih makanan apapun macamnya, karena masyarakat tidak mau rugi terlalu banyak jika tidak habis terjual, terkadang pembuat yang sekaligus penjual tidak segan-segan menggunakan zat pengawet dalam dosis yang tidak pernah ada takaran, hanya kira-kira saja menggunakannya hal itu sangat berbahaya bagi kesehatan, apalagi untuk anak-anak kita.
Jika anda ingin aman sudah barang tentu harus memasaknya sendiri dirumah atau bisa pesan kepada pembuat yang sudah kita percaya dalam pengolahannya. (sumber www.cinere-catering.blogspot.com)

Nazaruddin Sempat Mampir ke Guangzhou China

Foto:detik.com

Jakarta – Menkum HAM Patrialis Akbar menuturkan mantan bendahara umum PD Muhammad Nazaruddin telah melalui sejumlah kota di Asia di tengah pelariannya. Nazaruddin sempat menginjakkan kakinya ke Guangzhou di China.

“Waktu tanggal 20 Juni itu informasinya ada di Ho Ci Minh (Vietnam). Jadi ada perjalanan ke sana ke Ghuangzhou (China), Kuala Lumpur, tapi terakhir posisi dia di mana kita nggak tahu,” kata Patrialis.

Hal ini disampaikan Patrialis kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (12/7/2011).

Patrialis menuturkan Nazaruddin menggunakan paspor biasa selama perjalanan tersebut. Petugas imigrasi sudah diminta untuk melacak keberadaan Nazaruddin.

“Kalau menurut imigrasi dia pakai paspor biasa. Waktu pengecekan langsung disana. Jadi sudah on the spot juga di sana. Kalau berkaitan dengan itu semua pejabat negara itu punya hak untuk memiliki paspor biru maupun paspor biasa,” tuturnya.

Powered by WordPress | Designed by: search engine optimization company | Thanks to seo service, seo companies and internet marketing company